contact
Test Drive Blog
twitter
rss feed
blog entries
log in

Kamis, 23 Juni 2011

ANALISIS WARUNG MIKRO BANK SYARIAH MANDIRI SEBAGAI PRODUK PEMBIAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL

LAPORAN KERJA PRAKTEK

DI BANK SYARIAH MANDIRI KCP KOTAGEDE

YOGYAKARTA

Oleh

AGUS FAISAL

NIM. 08390122

PROGRAM STUDI

STRATA 1 KEUANGAN ISLAM

FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI YOGYAKARTA

2011

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN....................................................................... 1

DAFTAR ISI.................................................................................................. 2

KATA PENGANTAR................................................................................... 4

BAB I..... PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Kegiatan........................................................... 6

B. Tujuan dan Manfaat Kegiatan................................................... 7

C. Ruang Lingkup.......................................................................... 8

D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan................................................ 8

E. Sistematika Laporan.................................................................. 9

BAB II.... GAMBARAN UMUM LEMBAGA TEMPAT PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)

A. Letak Geografis......................................................................... 10

B. Kondisi Fisik Perusahaan.......................................................... 10

C. Visi dan Misi Perusahaan.......................................................... 11

D. Struktur Organisasi.................................................................... 12

E. Daftar Produk dan Jasa............................................................. 14

BAB III . PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Bentuk Kegiatan........................................................................ 18

B. Prosesi Pelaksanaan................................................................... 20

BAB IV.. HASAIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Praktek Kerja Lapangan................................................... 23

B. Analisis Warung Mikro BSM.................................................... 24

BAB IV.. PENUTUP

A. Kesimpulan................................................................................ 26

B. Saran / Rekomendasi................................................................. 27

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN – LAMPIRAN

Lampiran I Persyaratan dokumen untuk pembiayaan

Lampiran II Skema penghimpunan dana (Prosedur pendanaan)

Lampiran III Skema Penyaluran dana (Prosedur pembiayaan)

Lampiran IV Ilustrasi Angsuran Warung Mikro BSM

Lampiran V Daftar Jaringan BSM Yogyakarta

KATA PENGANTAR

بسم الله الرحمن الرحيم

Puji syukur Alhamdulillah Kita Persembahkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, sehingga kita masih diberi ketetapan Iman dan Islam, serta komitmen sebagai Insan yang haus akan ilmu pengetahuan. Sehingga penulis mampu menyusun laporan PKL (praktek kerja lapangan) sebagai tugas akhir dari kegiatan PKL yang kurang labih selama dua minggu di BSM KCP Kotagede.

Salawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw, keluarga, sahabat, dan umatnya yang berpegang teguh terhadap ajaran yang dibawanya sampai akhir zaman.

Penyusunan laporan PKL ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan praktek kerja lapangan (PKL) Mahasiswa Program Studi Strata 1 Keuangan Islam,Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertempat di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta tiada lain adalah kompetensi jurusannya. Oleh karena itu kegiatan ini bukanlah sebagai kuliah biasa yang tidak hanya menerapkan terori yang diperoleh di kelas melainkan juga banyak hal yang bermanfaat bagi mahasiswa seperti informasi, pengalaman, pengetahuan profesi dan yang penting adalah memotivasi untuk memiliki cita-cita di bidang Lembaga Keuangan dan Perbankan Islam yang sesuai dengan kompetensi keilmuannya.

Sebelum memasuki isi dari laporan PKL ini, penyusun ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada para pihak yang telah membantu penyusun dalam melaksanakan kegiatan PKL selama ini. Antara lain adalah

1. Bapak Agung Prasetyo. selaku Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Mandiri Kotagede yang telah memberikan izin dan ilmunya kepada penyusun untuk melaksanakan PKL di kantornya.

2. Dra. Hj. Widyarini., MM selaku pembimbing lapangan yang telah membantu kelancaran kegiatan PKL ini sehingga banyak ilmu pengetahuan yang tergali.

3. Segenap Panitia PKL Program Studi Keuangan Islam Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah melakukan kerja dengan lembaga maupun instansi sehingga kegiatan PKL tahun ini dapat terealisasi.

4. Bapak Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan segenap jajaran birokrat fakultas serta Ketua Program Studi Keuangan Islam dan segenap jajarannya.

5. Seluruh staff pegawai Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta

6. Dan kawan-kawan seperjuangan dalam mengentaskan kebodohan manusia, para Peserta PKL di BSM KCP Kotagede yang tidak bisa disebut namanya satu-persatu.

Disamping itu penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan praktek kerja lapangan ini masih terdapat kekurangan, sehingga saran dan kritik yang berguna dari pembaca akan sangat penulis hargai. Akhir kata penulis berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat.

Yogyakarta,

Hormat saya,

Agus Faisal

NIM. 08390122

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

a. Urgensi PKL Bagi Mahasiswa

Keberadaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta dapat memberikan motivasi kepada kami untuk bisa mengembangkan sistem-sistem ekonomi yang berlandaskan syariah. Dengan tujuan kegiatan ekonomi konvensional dapat di kikis sedikit demi sedikit khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini disebabkan karena sudah Ratusan tahun ekonomi dunia didominasi oleh sistem bunga. Hampir semua perjanjian di bidang ekonomi dikaitkan dengan bunga. Banyak negara yang mampu mencapai kemakmurannya dengan sistem bunga ini di atas kemiskinan negara lain sehingga terus-menerus terjadi kesenjangan. Pengalaman di bawah dominasi perekonomian dengan sistem bunga selama ratusan tahun membuktikan ketidak mampuannya untuk menjembatani kesenjangan ini. Di dunia, di antara negara maju dan negara berkembang kesenjangan itu semakin lebar sedang di dalam negara berkembang, kesenjangan itupun semakin dalam.

Namun di Indonesia, kita patut bersyukur bahwa sejak diundangkannya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1969 tentang Pegadaian dengan semua ketentuan pelaksanaannya baik berupa Peraturan Pemerintah, Keputusan Menteri Keuangan, dan Edaran Bank Indonesia, Pemerintah telah memberi peluang berdirinya lembaga-lembaga keuangan syariah berdasarkan sistem bagi hasil.

Keberadaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Bank syariah Mandiri itu dapa memberikan motivasi kepada kami untuk bias mengembangkan lagi system-sistem ekonomi yang berlandaskan syariah sehingga kegiatan-kegiatan ekonomi konvensional dapat di kikis sedikit demi sedikit khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

b. Sisi menarik pelaksanaan praktek

Di dalam proses Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta banyak sekali yang menarik yang dapat dijadikan sebuah Ilmu Pengetahuan untuk dikembangkan disektor usaha lain, salah satunya adalah kegiatan yang dilakukan oleh marketing yaitu mencari nasabah, saya sendiri pernah terlibat dalam kegitan ini. Marketing merupakan ujung tombak perusahaan dimana ia harus mencari nasabah supaya roda penghimpunan dana dan pembiayaan tetap berjalan lancar. Hal yang paling menarik di dalam marketing adalah kita bisa belajar berkomunikasi terhadap calon nasabah untuk meyakinkan calon nasabah tersebut bisa menyimpan dan melakukan pembiyaan di Bank Syariah Mandiri. Maka dari praktek kerja lapangan ini. Penulis tertarik untuk mengangkat tema tentang produk pembiayaan usaha mikro yang dikenal dengan Warung Mikro Bank Syariah Mandiri.

Oleh karena itu, dari analisis yang dilakukan terhadap produk pembiayaan Warung Mikro Bank Syariah Mandiri, mahasiswa PKL sedikit banyak mengetahui tentang praktek dan aplikasi akad-akad syariah yang digunakan pada produk-produk perbankan syari’ah yang selama ini dipelajari dibangku perkuliahan hanya sebatas teori. Berangkat dari itu dalam penulisan laporan ini penulis tertarik untuk memngangkat judul tentang ANALISIS WARUNG MIKRO BANK SYARIAH MANDIRI SEBAGAI PRODUK PEMBIAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL

B. Tujuan dan Manfaat PKL

a. Tujuan

Adapun tujuan diadakanya PKL adalah untuk memantapkan pemahaman mahasiswa mengenai perbankan sehinngga mahasiswa tidak hanya sebatas mengetahui teorinya saja akan tetapi juga dapat memperaktekkan secara lansung, selain itu dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara teori perbankan syari’ah dengan operasionalisasi perbankan di bank syari’ah, sehingga nantinya mahasiswa di tuntut berperan aktif dengan harapan hasil yang di dapatkan menjadi maksimal.

b. Manfaat

Sedangkan mamfaat di adakannya PKL Ini paling tidak akan memberikan gambaran umum tentang kinerja perbankkan, baik fungsi, tugas dan tanggung jawab masing-masing sistem yang ada di dalamnya. serta dapat membentuk mahasiswa nantinya menjadi calon bankir yang propesional yang siap dengan persaingan dan tantangan kerja.

C. Ruang lingkup

Praktek kerja lapangan merupakan program universitas dengan sebuah institusi atau lembaga sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Disini mahasiswa tidak hanya dituntut mempunyai kecerdasan intelektual, namun harus mempunyai kemampuan dasar. Tiga kemampuan dasar yang harus dimiliki adalah knowledge (pengetahuan), skill (ketrampilan), dan attitude (sikap). Ketiga hal tersebut belum sepenuhnya didapat mahasiswa ketika di perguruan tinggi.

Pengetahuaan yang sifatnya ketrampilan penting diketahaui mahasiswa agar sejalan antara teori yang didapat di perguruan tinggi dengan praktek yang ada di masyarakat (dunia kerja). Pada praktek kerja lapangan ini ada tiga kelompok kerja yang ditawarkan kepada peserta diantaranya: penghimpunan dana, pembiayaan, dan operasional. Namun pada laporan ini lebih menekankan pada aspek pembiayaan yaitu produk pembiayaan untuk usaha mikro.

D. Waktu Dan Tempat Pelaksanaan

Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan pada semester genap (awal semester VI) mulai tanggal 16 Mei 2011 sampai tanggal 27 Mei 2011 dan berlangsung selama kurang lebih dua minggu, dengan jadwal efektif lima hari praktek dalam satu minggu yang dimulai dari pukul 07.30 s.d 17.00 WIB.

Adapun tempat pelaksanaan praktek kerja lapangan ini adalah di PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta, dengan peserta dua orang mahasiswa/i Fakultas Syari’ah dan Hukum Program Studi Strata 1 Keuangan Islam antara lain : Agus Faisal, dan Atika Fatmawati.

E. Sistematika Laporan

Dalam penyajian laporan ini, penulis membagi dalam lima bab dengan didahului oleh halaman formalitas yang terdiri dari halaman judul, halaman pengesahan, kata pengantar dan daftar isi. Adapun lima bab dimaksud adalah:

Bab Pertama: pendahuluan yang menjelaskan unsur-unsur dan syarat dalam suatu laporan, yaitu terdiri dari latar belakang kegiatan, tujuan dan manfaat kegiatan,ruang lingkup, waktu dan tempat pelaksanaan serta sitematika laporan. Hal ini mengarahkan pembaca untuk memahami subtansi dari laporan.

Bab Kedua: Menjelaskan tentang gambaran umum lembaga tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL), yang meliputi letak geografis, Kondisi Fisik, Visi dan Misi Perusahaan, struktur organisasi, Daftar Produk dan Jasa. Hal ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum lingkungan dan kinerja lembaga

Bab Ketiga : Menjelaskan tentang kegiatan yang dilakukan dalam Praktek Kerja Lapangan (PKL), meliputi bentuk kegiatan dan prosesi pelaksanaan. Dalam uraian pelaksanaan kegiatan ini, akan dicantumkan beberapa materi yang telah disampaikan dalam kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Bab Keempat : Menguraikan Hasil dan Pembahasan dari tema. Dari hasil ini akan dicantumkan mengenai pembiayaan Warung Mikro Bank Syariah Mandiri.

Bab Kelima : penutup berisi kesimpulan dari analisa terhadap pelaksanaan kegiatan dan dilanjutkan dengan saran-saran dari penyusun sebagai sumbangsih pemikiran untuk meningkatkan kesuksesan pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) berikutnya.

BAB II

PROFIL LEMBAGA

A. Letak Geografis Lembaga

PT. Bank Syariah Mandiri Yogyakarta memiliki 6 Kantor Cabang Pembantu, 3 Kantor KAS, 4 Payment Point, dan 3 Kantor Cabang Pembantu yang masih dalam tahap pembukaan yang tersebar di DIY. Salah satu Kantor Cabang Pembantu yang merupakan tempat Praktek Kerja Lapangan yaitu Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta yang lokasisnya sangat strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat yaitu berada di kota Yogyakarta Bagian Tenggara dan beralamat di Jl. Gedong Kuning Selatan No. 5 Yogyakarta, jika di lihat dari letak geografisnya, bangunan Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Kotagede terletak pada:

· Sebelah Barat : Dept. Kehutanan

· Sebelah Timur : Pemukiman Penduduk Gedongan Kotagede Yogyakarta

· Sebelah Utara : PT. PLN (persero) APJ Yogyakarta

· Sebelah Selatan : Pusat Kerajinan Perak dan Pasar Kotagede

B. Kondisi Fisik

Kondisi fisik Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta adalah memiliki gedung berlantai dua yaitu sebagai berikut:

a. Lantai satu terdiri dari tempat Coustemer Service (CS),Gadai, Teller, ruang tempat penyimpanan uang, tempat fotocopy, satpam, ruang tunggu, ruang BO, ruang manager operasional, dan toilet

b. Lantai dua terdiri dari marketing yaitu landing dan fanding serta ruang meeting, ruang Branc Manager, ruang Legal, Support, AO, ruang gudang alat tulis kantor (ATK) serta ruang serba guna, pantry, Musalla dan toilet.

C. Visi dan Misi Perusahaan

1. VISI

Visi dari Bank Syariah Mandiri (BSM) adalah menjadi bank syariah terpercaya pilihan mitra usaha.

2. MISI

Misi dari Bank Syariah Mandiri (BSM) ada enam hal, yaitu:

a. Menciptakan suasana pasar perbankan syariah agar dapat berkembang dengan mendorong terciptanya syarikat dagang yang terkoordinasi dengan baik.

b. Mencapai pertumbuhan dan keuntungan yang berkesinambungan melalui sinergi dengan mitra strategis agar menjadi bank syariah terkemuka di Indonesia yang mampu meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

c. Memperkerjakan pegawai yang profesional dan sepenuhnya mengerti operasional perbankan syariah.

d. Menunjukkan komitmen terhadap standar kerja operasional perbankan dengan pemanfaatan teknologi mutakhir, serta memegang teguh prinsip keadilan, keterbukaan dan kehati-hatian.

e. Mengutamakan mobilisasi pendanaan dari golongan masyarakat menengah dan ritel, memperbesar portopolio pembiayaan untuk skala menengah dan kecil, serta mendorong terwujudnya manajemen zakat, infaq dan shodaqoh yang lebih efektif sebagai cerminan kepedulian sosial.

f. Meningkatkan permodalan sendiri dengan mengundang perbankan lain, segenap lapisan masyarakat dan investor asing.

D. Struktur Organisasi

ORGANIZATIONAL STRUCTURE OF BSM KCP KOTAGEDE 2011

Keterangan :

Kepala KCP : Agung Prasetyo

Operasional : Icuk Sugiarto

Teller : Dyah Ika

CS : Tika

Admin & BO : Anton K

Pegawai Support

Scurity : Feri, Wahyu, Adi

Driver : Rustadi

Pramubakti : Eko Sunarno, Winarno

Marketing

-Warung Mikro

Kepala : Budi Cahyanto

Analisis : Agus Hari N

Marketing Mikro : Andika Bima,Heru,Dianto

-Gadai

Officer : -( blm ada)

Penaksiran : -( blm ada)

-Konsumer

Account Officer : Galih

Marketing : Prabandaru

Aldyan Yudha


\

E. Daftar Produk dan Jasa

1. Tabungan BSM

adalah tabungan dalam mata uang rupiah dengan akad Mudharabah Mutlaqah yang penarikannya berdasarkan syarat-syarat tertentu yang disepakati.

2. Tabungan Berencana BSM

adalah tabungan berjangka yang memberikan nisbah bagi hasil berjenjang serta kepastian bagi penabung maupun ahli waris untuk memperoleh dananya sesuai target pada waktu yang diinginkan, dengan perlindungan asuransi gratis.

3. Tabungan Simpatik BSM

adalah tabungan dalam mata uang rupiah berdasarkan prinsip wadiah, yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat berdasarkan syarat-syarat tertentu yang disepakati.

4. Tabungan Mabrur BSM

adalah tabungan yang bertujuan membantu masyarakat untuk merencanakan ibadah haji & umrah.

5. Tabungan BSM Dollar

adalah tabungan dalam mata uang Dollar yang penarikan dan setorannya dapat dilakukan setiap saat atau sesuai ketentuan BSM dengan menggunakan slip penarikan.

6. Tabungan BSM Investa Cendekia (TIC)

adalah tabungan berjangka yang diperuntukkan bagi masyarakat dalam melakukan perencanaan keuangan, khususnya perencanaan dana pendidikan bagi putra/putri.

7. Deposito BSM

adalah produk investasi berjangka yang penarikannya hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan.

8. Deposito BSM Valas

adalah produk investasi berjangka yang penarikannya hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan dalam bentuk valuta asing.

9. Giro BSM

adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, atau alat perintah bayar lainnya dengan prinsip wadiah yad adh-dhamanah.

10. Giro BSM Valas

adalah simpanan dalam mata uang dollar Amerika, Singapore, Euro yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan prinsip wadiah yad ad-dhamanah.

11. Obligasi Bank Syariah Mandiri

adalah surat berharga jangka panjang berdasar prinsip syariah yang mewajibkan Emiten (Bank Syariah Mandiri) untuk membayar Pendapatan Bagi Hasil / Kupon dan membayar kembali Dana Obligasi Syariah pada saat jatuh tempo.

12. Pembiayaan BSM Griya

Pembiayaan BSM Griya merupakan fasilitas pembiayaan pemilikan rumah tinggal.

13. Pembiayaan BSM Oto

Pembiayaan BSM Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan bermotor baik baru maupun bekas dengan system murabahah.

14. BSM GADAI EMAS IB

Pembiayaan gadai emas IB merupakan layanan untuk mendapatkan dana dalam mengatasi kebutuhan biaya pendidikan,modal usaha,biaya pengobatan,penyelenggaraan hajatan dan kebutuhan lain.

15. BSM Warung Mikro

Yaitu pembiayaan bagi usaha mikro yang membutuhkan dana untuk pengembangann usaha produktif.

16. Pembiayaan Kepada Pensiunan

adalah Penyaluran fasilitas pembiayaan konsumer (termasuk untuk pembiayaan multiguna) kepada para pensiunan, dengan pembayaran angsuran dilakukan melalui pemotongan langsung uang pensiun yang diterima Bank setiap bulan (pensiun bulanan).

17. Pembiayaan Talangan Haji BSM

adalah pinjaman dana talangan dari bank kepada nasabah khusus untuk menutupi kekurangan dana untuk memperoleh kursi/seat haji dan pada saat pelunasan BPIH.

18. BSM Card

BSM Card merupakan kartu yang dapat dipergunakan untuk transaksi perbankan melalui ATM dan mesin debit.(EDC/Electronic Data Capture).

19. BSM Mobile Banking GPRS (MBG)

BSM Mobile Banking GPRS (MBG) merupakan layanan transaksi perbankan (non tunai) melalui mobile phone (handphone)berbasis GPRS.

20. BSM NET BANKING

BSM net Banking merupakan layanan transaksi perbankan (non tunai)melalui internet.

21. Sentra Bayar BSM

adalah layanan bank dalam menerima pembayaran tagihan pelanggan pada pihak ketiga (PLN,Telkom, Indosat, Telkomsel). Layanan sentra bayar dapat dilakukan dengan setoran uang kas atau debet rekening melalui teller, ATM, SMS Banking, atau proses autodebet secara bulanan.

22. BSM Electronic Payroll

adalah pembayaran gaji karyawan institusi melalui teknologi terkini BSM secara mudah, aman dan fleksibel.

23. BSM RTGS (Real Time Gross Settlement)

adalah jasa transfer uang valuta rupiah antar bank baik dalam satu kota maupun dalam kota yang berbeda secara real time.

24. Transfer BSM Western Union

adalah jasa pengiriman uang/penerimaan kiriman uang secara cepat (real time on line) yang dilakukan lintas negara atau dalam satu negara (domestik).

BAB III

PELAKSANAAN KEGIETAN

A. Bentuk Kegiatan

Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini ada dua bentuk, yakni :

1. Dialog

2. Mengamati dan Praktek

Adapun materi yang didalami adalah :

a. Operasional, meliputi administrasi, teller, costomer service, dan pegawai support terkait tugas dan wewenang.

b. Marketing : account officer, marketing, marketing mikro, analis. Terkait tugas dan wewenangnya

c. Produk dan akad dalam Perbankan

Ø Pendanaan/penghimpunan dana: wadiah dan mudharabah

Dalam akad wadiah (titipan) nasabah menitipkan dananya kepada bank syariah. Nasabah memperkenankan dananya untuk dimanfaatkan untuk beragam keperluan (sesuai syariah). Namun nasabah juga diperkenankan untuk mengambil dananya sewaktu-waktu dibutuhkan. Umumnya akad ini digunakan dalam produk BSM Giro, TabunganKu, dan BSM Tabungan Simpatik.

Akad Mudharabah (investasi), nasabah meng investasikan dananya kepada bank syariah untuk dikelola (sesuai syariah). Hasil keuntungan dari bisnis tersebut akan dibagihasilkan antara bank dan nasabah sesuai nisbah yang disepakati dimuka. Produk yang mengunakan akad ini diantaranya BSM Deposito, Tabungan BSM, BSM Tabungan Berencana, BSM Tabungan Mabrur, BSM tabungan Investasi Cendekia, BSM Tabungan Kurban.

Ø Pembiayaan/penyaluran dana: murabahah, ijarah, istisana, mudharabah, musyarakah dsb.

Akad Murabahah adalah akad jual beli antara nasabah dengan bank syariah. Bank syariah akan memb eli barang kebutuhan nasabah untuk kemudian menjual barang tersebut kepada nasabah dengan marjin yang telah disepakati. Harga jual (pokok pembiayaan+marjin) tersebut akan dicicil setiap bulan selama jangka waktu yang disepakati antara nasabah dengan bank syariah. Karena harga jual telah disepakati di muka. Maka angsuran nasabah bersifat tetap selama jangka waktu pembiayaan. Sebagian besar pembiayaan konsumtif BSM menggunakan akad murabahah ini diantaranya BSM Griya, BSM Oto, pembiayaan modal kerja) sekitar 70% pembiayaan bank syariah menggunakan akad murabahah ini.

Ijarah merupakan akad sewa antara nasabah dengan bank syariah. Bank syariah membiayai kebutuhan jasa atau manfaat suatu barang untuk kemudian dsisewakan kepada nasabah. Umumnya nasabah membayar sewa ke bank syariah setiap bulan dengan besar yang disepakati dimuka.

Istishna merupakan akad jual beli antara nasabah dengan bank syariah, namun barang yang dibeli masih dalam proses pembuatan. Bank syariah membiayai pembuatan barang tersebut dan mendapatkan pembayaran dari nasabah sebesar pembiayaan barang ditambah dengan marjin keuntungan. Pembayaran angsuran pokok dan marjin tidak dibayar sekaligus diakhir periode melainkan dicicil sesuai dengan kesepakatan.

Akad mudharabah merupakan akad berbasis bagi hasil, dimana bank syariah menanggung seluruh modal usaha/investasi.

Akad musyarokah merupakan akad dimana bank tidak menanggung semua modal usaha namun hanya sebagian dari modal.

Ø Jasa: wakalah, rahn, kafalah, sharf dsb.

Wakalah berarti perwalian/perwakilan. Artinya, BSM bekerja untuk mewakili nasabah dalam melakukan suatu hal atau sebaliknya.

Rahn (gadai) artinya bank syariah meminjamkan uang (qardh) kepada nasabah dengan jaminan yang dititipkan nasabah kepada bank syariah. Bank syariah memungut biaya penitipan jaminan tersebut untuk menutup biaya dan keuntungan bank syariah. BSM mengaplikasikan akad ini pada BSM Gadai Emas iB.

Kafalah bermakna penjaminan, bila terjadi sesuatu dengan nasabah, bank syariah akan bertanggung jawab kepada pihak ke-3 sesuai kesepakatan awal.

Sharf adalah jasa penukaran uang. BSM mengaplikasikan ini untuk layanan penukaran uang dengan mata uang lain.

B. Waktu Pelaksanaan

Pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang bertempat di PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta dimulai sejak tanggal 2 Mei 2011 dengan diawali jadwal pembekalan pada tanggal 4 April 2011. Para peserta yang mengikuti PKL di PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta kurang lebih sebanyak dua puluh delapan (28) setiap mahasiswa mendapat jadwal 2 minggu berturut-turut dari dua sampai empat secara beergantian. Hal ini dikarenakan BSM tidak memungkinkan untuk menampung semua peserta yang ada. Untuk itu, pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan sesuai pembagian jadwal yang telah disepakati bersama. Adapun perincian waktu pelaksanaan kegiatan PKL penyusun adalah sebagai berikut:

NO

HARI/TANGGAL

WAKTU

TEMPAT

AGENDA

PEMATERI

1

Senin/4 April 2011

09.00-12.00

Teatrikal Fak.

Pembekalan

Panitia PKL

2

Kamis/28April 2011

14.00-17.00

BSM KCP

kotagede

Penerimaan Peserta PKL & Ta’aruf

DPL

3

Senin/16 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

kotagede

Pengenalan Pegawai BSM Kotagede, arahan

Bag. Operasional

4

Rabu/18 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

kotagede

Pengenalan Produk-produk BSM, teller, CS

Bag. Operaisonal

5

Kamis/19 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

Kotagede

Kantor Pajak

Memahami produk pembiayaan, Keluar bersema marketing

Marketing

6

Jum’at/20 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

Kotagede, UIN Sunan Kalijaga

Membantu CS,

Promosi Produk BSM

Bag. Operasional

7

Senin/23 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

kotagede

Memahami Produk pembiayaan dan pendanaan, teller, cross selling CS.

Bag. Operasional

Marketing

8

Selasa/24 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

kotagede

Roll Play Scurity, Memahami Proses pengajuan membiayaan, Prosesi Akad

Marketing

9

Rabu/25 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

kotagede

Mengamati Roll Play Teller, Prosesi Akad

Marketing

10

Kamis/26 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

kotagede

Mengamati Roll Play CS, Membantu CS, Prosesi Akad

Bag. Operasional

Marketing

11

Jum’at/27 Mei 2011

07.30-17.00

BSM KCP

Kotagede,

Masjid Agung Kotagede

Membantu CS, Promosi Produk, Evaluasi PKL

Pamitan

Oprasional, Marketing, Kepala KCP

Rutinitas dari BSM KCP kotagede sebelum melakukan aktivitas Pelayanan yaitu dimulai dari kedisiplinan para karyawan, semua warga BSM KCP kotagede harus sudah sampai di kantor pada pukul 07.30 WIB dilanjutkan dengan doa bersama kemudian persentasi dari salah satu karyawan yang telah terjadwal, petugas persentasi menyampaikan materi yang sekiranya mempunyai nilai manfaat dan pengetahuan. Pelayanan dimulai pukul 08.15WIB dan istirahat pada pukul 12.00-13.00 WIB namun dengan adanya istrirahat proses pelayanan tetap berlangsung seperti biasa, dan aktivitas pelayanan ditutup pada pukul 15.30 WIB ditutupnya aktifitas pelayanan bukan berarti para pegawai boleh meninggalkan kantor, melainkan menyelesaikan tugas yang menjadi tanggungannya, baru para pegawai mulai meninggalkan kantor kurang lebih pukul 17.00 WIB.

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Praktek Kerja Lapangan

Dengan kegiatan Praktek Kerja Lapangan di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta, peserta sedikit banyak mengetahui gambaran umum tentang kinerja perbankkan, baik fungsi, tugas, tanggung jawab masing-masing sistem, dan produk-produk yang ditawarkan baik pendanaan, pembiayaan maupun jasa. serta kegiatan Praktek Kerja Lapangan dapat membentuk mahasiswa nantinya menjadi calon bankir yang propesional yang siap dengan persaingan dan tantangan dunia kerja.

Warung Mikro Bank Syariah Mandiri merupakan salah satu produk yang bertujuan membantu akses pembiayaan dan mengembangkan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi dalam rangka penanggulangan/pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Secara umum semua pegawai ikut dalam mempromosikan produk-produk bank syariah karena merupakan tantangan terbesar bagi bank syariah saat ini adalah memperkenalkan produk-produk syariah kepada masyarakat, demikian pula masiswa PKL turut membantu untuk memasarkan produk bank syariah terlebih produk-produk unggulan diantaranya warung mikro tersebut. Bagi BSM peluang untuk memasarkan produk ini masih sangat luas. Hal ini terbukti dari banyaknya pengusaha-pengusaha yang menbutuhkan tambahan modal khususnya usaha kecil, dan mikro yang terus menunjukkan peningkatan.

Pada Pembiayaan warung mikro ini Bank Syariah Mandiri menggunakan akad Murabahah, akad jual beli antara nasabah dengan bank syariah. Bank syariah akan membeli barang kebutuhan nasabah untuk kemudian menjual barang tersebut kepada nasabah dengan marjin yang telah disepakati. Harga jual (pokok pembiayaan + marjin) tersebut akan diangsur setiap bulan selama jangka waktu yang disepakati antara nasabah dengan bank syariah biasanya 12-48 angsuran atau satu sampai empat tahun. Karena harga jual sudah disepakati di muka, maka angsuran nasabah bersifat tetap selama jangka waktu pembiayaan. Tidak hanya Warung Mikro tetapi hampir seluruh pembiayaan konsumtif BSM (BSM Griya, BSM Oto) menggunakan skema ini. Sekitar 70% pembiayaan bank syariah menggunakan skema murabahah.

B. Analisis Warung mikro BSM

Warung mikro sebagai produk pembiayaan Bank Syariah Mandiri menawarkan pembiayaan dengan akad murabahah dimana bank membiayaai kebutuhan nasabah yang kekurangan dana sebesar harga barang (keperluan yang dibutuhkan) dan dikemudian hari nasabah tidak melunasi dana tersebut sekaligus pada waktu jatuh tempo. Melainkan dapat diangsur selama jangka waktu tertentu atau sesuai akad kesepakatan diawal sebesar harga pokok ditambah dengan marjin yang diharapkan bank syariah.

Warung mikro menawarkan pembiayaan sampai dengan 100 juta yang diperuntukkan bagi :

  1. Perorangan (Golongan berpenghasilan tetap (Golbertab) seperti PNS, Pegawai Swasta, dsb. Wiraswasta/Profesi)
  2. Badan Usaha

Produk pembiayaan yang ditawarkan meliputi :

  1. Pembiayaan Usaha Mikro Tunas (PUM-Tunas)
    • Limit pembiayaan: minimal Rp2000.000,- (dua juta rupiah) sampai dengan Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
    • Jangka waktu: maksimal 36 bulan.
    • Biaya administrasi sesuai ketentuan BSM.

  1. Pembiayaan Usaha Mikro Madya (PUM-Madya)
    • Limit pembiayaan: di atas Rp10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) sampai dengan Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
    • Jangka waktu: maksimal 36 bulan.
    • Biaya administrasi sesuai ketentuan BSM.
  2. Biaya Usaha Mikro Utama (PUM-Utama)
    • Limit pembiayaan: di atas Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah).
    • Jangka waktu: maksimal 48 bulan.
    • Biaya administrasi sesuai ketentuan BSM.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi :

  1. Wiraswasta/Profesi:
    • Usaha telah berjalan minimal 2 tahun.
    • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan maksimal 55 tahun saat pembiayaan lunas.
    • Surat keterangan/ijin usaha.
  2. Perorangan Golbertap
    • Status pegawai tetap dengan masa dinas minimal 1 (satu) tahun.
    • Usia minimal 21 tahun pada saat pengajuan dan maksimal 55 tahun pada saat jatuh tempo fasilitas pembiyaan.
    • Surat keterangan/ijin usaha.
  3. Badan usaha
    • Usaha telah berjalan minimal 2 tahun.
    • Surat keterangan/ijin usaha.
    • Akte pendirian/perubahan perusahaan.

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Lembaga Keuangan ini merupakan program berkelanjutan dari tahun sebelumnya Program Studi Keuangan Islam Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga. Tujuan dari Praktek Kerja Lapangan ( PKL) adalah menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa, terutama dalam bidang Keuangan dan Perbankan serta mengenalkan dunia kerja sesuai dengan kompetensinya.

Seluruh rangkaian Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada kesempatan ini telah sesuai dengan harapan, meskipun di sisi lain tidak dapat dipungkiri masih banyaknya kekurangan dari berbagai macam hal karena keterbatasan waktu dan kemampuan.

Berdasarkan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Kotagede Yogyakarta mahasiswa dapat mengetahui berbagai macam pengetahuan, diantaranya:

1. Mahasiswa mengetahui urgensitas kinerja Perbankan Syariah meliputi tugas dan wewenangnya.

2. Mahasiswa mendapat tambahan materi seputar Pendanaan dan Pembiayaan Bank Syariah.

3. Mahasiswa mengetahui berbagai macam blangko/formulir dan berkas-berkas penting yang berkaitan dengan Pendanaan dan Pembiayaan.

4. Mahasiswa mengetahu prosesi pelaksanaan akad dalam perbankan syariah

5. Mahasiswa lebih memahami berbagai macam kebijakan dan pembinaan dalam proses pelayanan terhadap nasabah.

B. Saran/Rekomendasi

Kegiatan PKL akan menjadi maksimal apabila semua pihak yang terkait juga maksimal dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan kewajibannya. Berikut ini mungkin beberapa saran atau usulan atau rekomendasi sebagai koreksi dalam kegiatan praktek kerja lapangan. Supaya lebih baik lagi pada kegiatan yang sama ditahun berikutnya.

1. Panitia

- Hendaknya panitia memberikan waktu yang lebih panjang dalam pelaksanaan PKL agar mahasiswa lebih optimal dalam menyerap materi yang diperoleh di lokasi PKL.

- Panitia melakukan kerjasama dengan Lembaga Keuangan Syariah lebih banyak lagi sehingga nantinya pembagian kelompok lebih efektif dan berjalan serentak.

- Hendaknya persiapan lebih dimaksimalkan supaya kekurangan-kekurangan bias lebih diminimalisir.

2. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)

Hendaknya DPL lebih intensif dalam membimbing di lokasi maupun di luar lokasi PKL agar mahasiswa tidak banyak menemukan kebingungan.

3. Peserta PKL

- Hendaknya peserta PKL lebih disiplin dan aktif di tempat lokasi kegiatan PKL, agar proses pelaksanaan PKL berjalan dengan baik.

- Hendaknya koordinasi antar kelompok dalam satu lokasi lebih dipererat agar lebih mudah dalam komunikasi.

DAFTAR PUSTAKA

Afandi,Muh.Yazid,2009,Fiqh Muamalah dan Implementasinya dalam Lembaga Keuangan Islam, Yogyakarta: Logung Pustaka

BSM. (n.d.),Buku Panduan Penjualan Produk BSM,Jakarta: PT Bank Syariah Mandiri.

BSM,2008, Laporan Tahunan BSM,Jakarta: PT Bank Syariah Mandiri.

Rahman A.Ivan,2005,Kamus Istilah Akuntansi Syariah,Yogyakarta: Pilar Media

Saeed,Abdullah,2008,Bank Islam dan Bunga,Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset

www.syariahmandiri.co.id

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran I Persyaratan dokumen untuk pembiayaan

Lampiran II Skema penghimpunan dana (Prosedur pendanaan)

GIRO

TABUNGAN

DEPOSITO

DANA LAIN









PEMBUKUAN REKENING

PENGISIAN FORMULIR

KELENGKAPAN IDENTITAS DIRI






OTORISASI/PENGESAHAN

DARI PEJABAT BANK









SETORAN AWAL






KEPEMILIKAN REKENING

STATEMENT REK. GIRO

BUKU TABUNGAN

SERTIFIKAT DEPOSITO


Lampiran III Skema Penyaluran dana (Prosedur pembiayaan)

PENYALURAN DANA

(PROSEDUR PEMBIAYAAN)











AKAD








Lampiran IV Angsuran Pembayaran Warung Mikro BSM

IMG_0004.jpg

IMG_0003.jpgag.jpg

Lampiran V Daftar Jaringan BSM Yogyakarta

Jaringan Kantor Bank Syari’ah Mandiri Yogyakarta

1.Kantor Cabang Yogyakarta

Jl.Cik Ditiro No. 1 Yogyakarta

Telp (0274) 555022-26 /’ Fax (0274) 555021

2.Kantor Cabang Pembantu

KCP Kotagede

Jalan.Gedong Kuning Selatan No.5 Yogyakarta

Telp (0274) 4438989,4439102- 104 / Fax.(0274) 4439200

KCP Kaliurang

Jl.Kaliurang Km.6,4 No.B-6 A Yogyakarta

Telp (0274) 887041, 887053 / Fax (0274) 887074

KCP Wonosari

Jl. Suwarwi No.30 A Gedungsari Wonosari

Telp. (0274) 391854, 391487 / Fax. (0274) 391181

KCP Katamso

Jl. Brgjend Katamso No.160 Yogyakarta

Telp. (0274) 412424,418084 / Fax.(0274) 377290

KCP Ambarukmo

Jl. Laksda Adi sucipto No. 167 Yogyakarta Telp (0274) 484202

Fax (0274) 484859

KCP Godean

Jl. Godean Km.4,4 Rukan Gading Mas No.8A-9A Sleman

Telp.(0274) 626027,626029 / Fax. (0274) 617798

Kantor Kas (KK)

KK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

Kampus Terpadu UMY Jl.Lingkar Barat,Bantul

Telp.(0274) 450215 / Fax (0274)377290

KK Universitas Islam Indonesia(UII)

Kampus Terpadu UII FTSP Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman

Telp. (0274) 898412,898549 /Fax.(0274) 898564

KK Bantul

Jl Jend. Sudirman No.1 Bantul

Telp.(0274)367861,367871/ Fax (0274)367857

KK UIN Sunan Kalijaga

Jl. Marsda Adisucipto,Yogyakart

0
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Selamat Bergabung dengan Blog Kami

sebuah kebanggaan dan kami haturkan terima kasih kepada para pengunjung yang hadir ke blogg kami....

selamat bekerja sama